Remote Terminal Unit
Remote terminal unit (RTU) adalah perangkat elektronik berbasis mikroprosesor digunakan untuk menghubungkan antara alat ukur & alat kontrol di lapangan dengan sistem SCADA di pusat kontrol dengan cara mentransmisikan data pengukuran ke pusat kontrol dan mengirimkan perintah kontrol dari pusat kontrol ke RTU di lapangan.
RTU melakukan pemantauan dan eksekusi perintah pada pengukuran digital dan analog di lapangan dan mentransmisikan data menuju dan dari SCADA Master Station menggunakan jaringan telekomunikasi yang disediakan. Engineer menggunakan perangkat lunak untuk melakukan pengaturan aliran data masuk dan keluar, menentukan protokol komunikasi yang digunakan , dan mencari gangguan instalasi di lapangan.
RTU dapat di konfigurasi secara sederhana yang umumnya hanya terdiri dari catu daya, unit mikroprosesor, komunikasi modul dan beberapa modul input/output. Konfigurasi RTU juga bisa sangat komplek dengan menggunakan redundansi dalam banyak aspek.serta tambahan beberapa aplikasi dan penyimpan data yang lebih besar. RTU saat ini umumnya dapat mendukung bahasa pemrograman seperti standar IEC 61131-3 yang dapat ditulis dengan beberapa bahasa pemrograman kontrol logik. Program logika dapat digunakan pada RTU untuk melakukan tindakan otomatis dan/atau melakukan perhitungan secara lokal.
RTU biasanya digunakan untuk sistem pemantauan keamanan jaringan listrik dan pipa gas pada area yang yang sulit dijangkau atau lingkungan yang ekstrem, maka RTU umumnya didesain untuk beroperasi pada lingkungan yang berat dan menggunakan peralatan hemat energi. Penggunaan komponen yang tidak bergerak sehingga RTU mengkonsumsi daya menjadi sangat rendah dan dapat menggunakan tenaga surya. Perbedaan nyata antara RTU dan kontroler PLC/DCS adalah selain yang disebutkan diatas, RTU didesain memiliki kemampuan berkomunikasi dengan pusat kontrol dengan menggunakan banyak media komunikasi yang ada dengan tetap menjaga keakuratan dan keamanan sistem.

